Kamis, 19 Mei 2011

MONOPOLI DENGAN BANYAK PABRIK (MULTIPLANT MONOPOLY)


Suatu monopolis dapat mempunyai banyak pabrik.Perusahaan yang memiliki banyak pabrik harus menentukan berapa pabrik yang akan berproduksi dan bagaimana mengalokasikanjumlah produksi di antara pabrik-pabrik tersebut.
Kaidah minimisasi biaya atau maksimisasi keuntungan dapat di terapkan pula pada perusahaan yang memiliki banyak perusahaan dengan sedikit perubahan yaitu:
1.       Suatu monopolis dengan banyak pabrik akan menjumlahkan kurva MC dari setiap pabrik untuk mendapatkan kurva MC perusahaan tersebut.Kaidah maksimisasi keuntungan akan dapat diterapkan dengan menggunakan kurva MC dari seluruh pabrik tersebut.
2.       Monopolis akan mengalokasikan jumlah produksi di antara pabrik-pabriknya tersebut di mana MC-nya sama untuk setiap pabrik.
12.6. DISKRIMINASI HARGA
Suatu monopolis mempunyai kemampuan untuk membeda-bedakan para pembeli dengan menetapkan harga yang berbeda-beda pula dari produknya.
Sebagai penjual tunggal untuk produk tertebtu,seorang monopolis memiliki kemampuan untuk menetapkan harga,satu hal yang tidak dimiliki oleh perusahaa-perusahaan dalam persaingan sempurna.
Pengertian diskriminasi harga dibedakan menjadi 2 yaitu:
¾     Penetapan harga yang berbeda-beda untuk para pembeli dari barang yang sama.
¾     Penetapan tingkat harga di mana perbandingan antara harga dan MC berbeda di antara para pembeli (Pj/MCj)¹(Pi/MCi).
Para ekonom lebih menyukai pengertian yang kedua karena pengertian tersebut menyadari bahwa biaya pelayanan bagi para langganan dapat berbeda-beda.
Derajat diskriminasi harga
Penggolongan diskriminasi harga tergantung pada derajat diskriminasinya.Diskriminasi yang terlengkap adalahderajat diskriminasi tertinggi.Diskriminasi harga Derajat Pertama merupakan tujuan akhir yaitu setiap unit yang dijual perusahaan mempunyai tingkat harga yang berbeda-beda.
¾     Diskriminasi harga derajat ketiga:harga berbeda-beda untuk para langganan pada pasar yang berbeda.
¾     Diskriminasi harga derajat kedua:harga bebeda-beda untuk beberapa golongan barang yang dijual ke para langganan.
¾     Diskriminasi harga derajat Pertama:harga yang berbeda-beda untuk setiap unit barang yang dijualbke para langganan.
Tujuan dan manfaat diskriminasi harga
Diskriminasi harga memungkinkan monopolis untuk meningkatkan penerimaan (reveneu) yang lebih banyak daripada yang dapat diperoleh dengan hanya menggunakan harga tunggal.Tambahan penerimaan tersebut dapat digunakan untuk menambah pelayanan.
Diskriminasi harga tersebut juga dapat menaikan keuntungan yang diperoleh perusahaan monopolis tersebut.
Syarat-syarat agar diskriminasi harga bisa efektif
Diskriminasi harga derajat pertama dan kedua memerlukan suatu informasi tentang kurva permintaan individual.Sedangkan diskriminasi harga derajat ketiga memerlukan kemampuan perusahaan tersebut untuk dapat mengidentifikasi para pembeli atau pasar yang mempunyai elastisitas permintaan yang berbeda-beda.
Ketiga derajat diskriminasi harga di atas menghendaki agar para penjual mampu untuk memisahkan para pembeli.Jika seorang pembeli dapat mentransfer barang kepada pembeli lainnya,maka efektifitas diskriminasi harga tersebut terbatas.Misalnya seorang pembeli yang dapat berperan sebagai “wholesalers” (pedagang besar) bagi para pembeli lainnya.
Pengaruh permintaan yang inelastis
Jika beberapa pasar dapat dipisahkan,maka keuntungan dapat di tingkatkan dengan diskriminasi derajat ketiga.Monopolis akan memaksimumkan keuntungannya jika MC=MR pada masing-masing pasar tersebut.Harga-harga akan tergantung pada elastisitas permintaan pada masing-masing pasar tersebut.Jika elastisitasnya lebih tinggi,maka harganya lebih rendah di pasar,ceteris paribus.
Suatu perusahaan akan memaksimumkan keuntungannya dengan cara menyamakan MR dan MC (MR=MC).Rumus elastisitas dapat diganti dengan MR dan hasilnya adalah harga.Harga akan menjadi fungsi dari MC dan E.
MR=MC
P(1-1/E)=MC di mana E adalah elastisitas permintaan
P=MC/(1-1/E)
Dus,jika E=8 maka P=1,14 MC.Jika E=2 maka P=2 MC.Untuk memaksimumkan keuntungan tersebut maka harga yang ditetapkan monopolis yang melakukan diskriminasi harga tersebut akan naik jika elastisitasnya menurun.

2 komentar:

  1. Maaf, bisa berikan contoh perusahaan yang melakukan diskriminasi harga derajat I, II, dan III? Terima kasih sebelumnya.

    Visit my page : http://erisoncs.student.ipb.ac.id

    BalasHapus
  2. contohnya PT Pertamina yang melakukan diskriminasi harga minyak tanah antara sektor rumah tangga (dimurahkan) dgn sektor industri (dimahalkan)

    BalasHapus